x

Apabila Pemilu 2024 Digelar Hari Ini, Riset SBLF Hasilkan PKS jadi Pemenang, Disusul Gerindra dan Golkar

waktu baca 2 menit
Senin, 7 Agu 2023 05:21 0 84 Adewirudin
Infografis Riset Pemilu 2024 Digelar Oleh SBLF My Riset Consultan Indonesia di Provinsi Sumatera Barat

Infografis Riset Pemilu 2024 Digelar Oleh SBLF My Riset Consultan Indonesia di Provinsi Sumatera Barat

 

Padang, SuaraKeadilanNews.id Pemilih Sumatera Barat di Pemilu 2024, mayoritasnya masih menjatuhkan pilihan pada 5 partai yang menguasai kursi parlemen di tingkat provinsi pada Pemilu sebelumnya.

 

“Jika Pemilu 2019 lalu, Partai Gerindra yang jadi pemenang, maka di Pemilu 2024 nanti, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sepertinya yang akan menuai simpati terbanyak,” ungkap Direktur SBLF Myriset, Edo Andrefson dalam pernyataan tertulis yang diterima, Senin, (7/8/2023).

 

Kesimpulan itu disampaikan Edo, merujuk hasil riset SBLF Myriset Konsultan Indonesia yang melaksanakan survei tentang karakter pemilih dan pilihan masyarakat jelang pemilu 2024 di Sumatera Barat.

 

Survei ini mengambil sampling 800 responden pada waktu 28 Mei hingga 2 Juni 2023, metode multistage random sampling dengan wawancara tatap muka. Margin of Error (MoE) +/- 3,1 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

 

“Survei kita ini memperlihatkan trend, PKS unggul dengan elektabilitas 24.31%, Partai Gerindra 21.95%, Partai Golkar 10.35%, Partai Nasdem 8.45%, Partai Demokrat 8.35%, PAN 7,23%. Partai lainnya dibawah angka parliamentary threshold,” ungkap Edo.

 

Menurut Edo, survei elektabilitas partai politik ini mengukur trend tingkat keterpilihan. Dari hasil tersebut posisi PKS memuncaki dan bersaing ketat dengan Partai Gerindra.

 

“Kedua partai ini sama menguasai eksekutif dan legislatif dengan PKS jadi Gubernur Sumatera Barat dan Partai Gerindra jadi pemenang legislatif sehingga jadi berhak mengambil posisi Ketua DPRD Sumbar,” ungkap Edo.

 

Di Pemilu 2019 lalu, kedua partai ini (PKS dan Gerindra-red) merupakan koalisi pengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden.

 

Sehingga, mendapatkan efek ekor jas (coat-tail effect) terutama Partai Gerindra sebagai Capres usungannya Prabowo.

 

“Dengan hasil seperti ini, menjadi hal sudah diduga, persaingan kedua partai akan sengit di Pemilu 2024 nanti,” terang Edo.

 

Selanjutnya, partai papan tengah yakni Partai Golkar, Partai Nasdem, Partai Demokrat dan PAN mendapatkan elektabilitas di kisaran angka 7 hingga 10%.

 

Untuk Partai Demokrat dan PAN, merupakan pemenang ketiga dan keempat di Pemilu 2019 lalu.

 

“Partai Nasdem dan Partai Golkar di Pemilu 2019, mendapatkan efek negatif atas pilihan mendukung Capres Jokowi oleh publik Sumatera Barat.”

 

“Namun, pada hasil Pemilu 2024 ini, keterpliihan mereka sepertinya merangsek naik. Terkhusus untuk Partai Nasdem yang mendukung Anies Baswedan sebagai Capres,” tambah Edo. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x