x

Ketua TP-PKK Pasbar Buka Kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan PMT Di Sungai Beremas

waktu baca 2 menit
Kamis, 21 Sep 2023 12:37 0 46 Doni Setiawan

21/09/2023

Media suarakeadilannews.id

 

 

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) Ny. Titi Hamsuardi didampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Pasbar Anna Rahmadia membuka kegiatan sosialisasi pelaksanaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis lokal untuk ibu hamil Kekurangan Energi Kronik (KEK) dan Balita Gizi Kurang yang diselenggarakan oleh Puskesmas Kecamatan Sungai Beremas, pada Kamis (21/9) di Aula Kantor Wali Nagari Sungai Beremas.

 

Dalam sambutannya, Ketua TP-PKK Ny. Titi Hamsuardi menyampaikan apresiasinya atas dilaksanakannya sosialisasi PMT berbasis lokal karena hal ini sangat bermanfaatkan bagi masyarakat sebagai upaya peningkatan status gizi dan pencegahan balita stunting.

 

“Meningkatkan status gizi ibu hamil KEK dan balita gizi kurang melalui pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal di Kecamatan Sungai Beremas harus dilaksanakan, mengingat Sumber Daya Alam yang melimpah yang ada dapat mendukung kegiatan ini,” ucap Ny. Titi Hamsuardi.

 

Ia juga mengingatkan agar sosialisasi yang diberikan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Kecamatan Sungai Beremas, serta dapat mendorong pemahaman akan pentingnya pola makan seimbang dan gizi yang cukup untuk tumbuh kembang generasi penerus yang kuat dan sehat.

 

“Ibu hamil dan balita akan menerima asupan gizi yang lebih baik, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada tumbuh kembang dan kesehatan mereka. Maka dari itu perlu diperhatikan dengan baik sehingga dapat mencegah adanya stunting di Pasbar khususnya Kecamatan Sungai Beremas,” ucap Ny. Titi Hamsuardi.

 

Di akhir sambutannya ia berpesan agar para ibu hamil dan Kader Posyandu serta stakeholder terkait dapat mengikuti sosialisasi ini serta dapat mempraktekkan apa yang diajarkan untuk pengolahan makanan tambahan berbasis lokal. Namun, memiliki kandungan gizi seimbang yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan ibu hamil maupun anak-anak yang memiliki gizi buruk.

 

(DONI SETIAWAN)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x