x

Korban Banjir Di Empat Kecamatan Dan Warga yang terdampak banjir sebanyak 60 Kepala Keluarga

waktu baca 2 menit
Jumat, 22 Sep 2023 17:36 0 30 Pimprus

Suarakeadilannews.id

Pasaman barat

Jum, at 21/09/2023

Deras nya curahan hujan yang terjadi sejak siang hingga Jum’at dini hari kemaren, mengakibatkan air Sungai yang berada di empat Kecamatan di Kabupaten Pasaman Barat melimpah mengakibatkan kan ratusan rumah terendam banjir.

“Curah hujan yang tinggi beberapa hari belakangan ini, mengakibatkan meluapnya air sungai yang berada di Pasaman Barat,

ketinggian air yang merendam ratusan rumah warga mencapai 25 sampai 135 cm, mengakibatkan meluapnya air sungai Batang Sikabau yang berada di Kecamatan Lembah Melintang, Sungai Batang Lapu Kecamatan Koto Balingka, Sungai Jembatan Besi Kecamatan Sungai Beremas dan Sungai Batang Batahan Kecamatan Ranah Batahan.

Martaon(taon) serta rekan rekan nya turun langsung ke lokasi dalam membantu dan melakukan evakuasi masyarakat yang terdampak bencana alam banjir ini,” ucapnya.

Menurut keterangan rekan rekan nya yang di Kecamatan Sungai Beremas ketinggian air bekisar antara 30 sampai 50 cm yang berada di Jorong Bungo Tanjung, sempat terputus, namun akses lalu lintas dari Air Balam menuju Air Bangis saat ini sudah bisa dilalui.ujar nya

Selain itu, di Kecamatan Koto Balingka ketinggian air sekitar 30-50 cm, dengan total rumah warga yang terdampak banjir sebanyak 60 Kepala Keluarga.

“Ketinggian air di masing-masing Kecamatan yang terdampak sangat bervariasi, sehingga sebagian warga ada yang tidak bisa menyelamatkan barang-barang berupa pakaian, alat elektronik dan perlengkapan rumah tangga lainnya, ujar taon

Diterangkan, terkait musibah bencana banjir yang melanda empat Kecamatan di wilayah Kabupaten Pasaman Barat, sampai saat sekarang belum ada korban jiwa , namun kerugian materil diperkirakan sangat besar

“Ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada korban bencana banjir, selain mengevakuasi warga, kami juga memberikan sembako kepada warga masyarakat yang terdampak banjir,” ungkap martaon

Martaon juga menjelaskan, patroli ke pemukiman warga yang ditinggalkan, yang mana saat ini berada di tempat pengungsian serta mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan mengantisipasi jika adanya banjir susulan serta serangan hewan liar. Ujar taon
(ASN)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x