x

*Team Resmob Polres Teluk Bintuni Berhasil menangkap Pelaku Pemerkosaan Terhadap Anak Dibawah Umur,

waktu baca 7 menit
Sabtu, 13 Jan 2024 15:16 0 1331 adminkeadilan

Suarakeadilannews.id

TELUK BINTUNI _ Team Resmob Teluk Bintuni Berhasil menyergap pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur, berdasarkan laporan polisi : LP/B/ 6 / I /SPKT/RES.TELUK BINTUNI/SPKT)

 

Sebagai Pelapor J. K (inisial) , jenis kelamin : laki-laki, kewarganegaraan Indonesia, usia 39 tahun, agama : kristen protestan, pekerjaan : belum / tidak bekerja.

 

Tindka pidana : Persetubuhan dan atau Pencabulan Terhadap Anak Dibawah Umur.

 

Pasal yang di sangkakan : Pasal 76D Jo Pasal 82 ayat (1), dan ayat (2) dan atau Pasal 76E Jo Pasal 81 ayat (1), ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapa Peraturan Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua ats Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

 

Tersangka:

1. AK (20 thn)

2. O (31 thn)

3. R (17 thn)

4. M (18 thn)

5. J ( 25 thn)

6. AP(57 thn)

 

Melalui Keterangan rilis Humas Polres Teluk Bintuni memaparkan Kronologis tindakan pidana pencabutan terhadap anak,

 

yaitu terjadi awalnya sekitaran bulan maret tahun 2023 saudara M sering sekali menanyakan ke korban dengan mengatakan “ade mau kah” pertanyaan itu sering sekali ditanyakan kepada korban dan pada saat saudara M (tersangka 4) menanyakan hal tersebut korban selalu lari menghindar dari saudara M (tersangka 4),

 

kemudian pada bulan maret 2023 korban sedang dirumah sendirian sambil bermain game didalam kamar korban dan saat itu saudara M (tersangka 4) tiba tiba masuk ke kamar korban dan menutup mulut korban hingga melakukan persetubuhan terhadap korban, saat itu korban melawan dan ingin berteriak namun tidak bisa karna mulut korban di tutup menggunakan tangannya dan korban dipeluk dengan kuat hingga tak berdaya, setelah melakukan persetubuhan kepada korban saudara M (tersangka 4) pergi keluar rumah,

 

setelah beberapa minggu kemudian sekitar bulan April 2023 pada saat itu korban sedang bermain ayunan di dalam rumah tepatnya di kamar tante korban, tiba-tiba saudara R (ABH 3) datang dan masuk ke kamar tersebut dan mengatakan “ayo tong main”, korban berpikiran bahwa saudra R (ABH 3) mengajak korban bermain ayunan bersama dan korban menjawab “ayo, tapi ko tunggu korban mau pergi minum dulu”, namun pada saat korban mau pergi kedapur saudara R (ABH 3) menghalangi korban dan langsung menutup mulut korban dan memegang tangan korban dengan kuat lalu menjatuhkan korban ke kasur dan membuka seluruh pakaian korban hingga melakukan persetubuhan terhadap korban, korban tidak bisa melawan dikarenakan mulut korban ditutup dan tangan korban di kunci setelah melakukan saudara R(ABH 3) keluar dan korban menangis dan memakai pakaian korban kembali,

 

tidak lama kemudian sekitaran bulan April 2023 pada saat itu korban sedang bermain bola bersama teman-teman korban dan saudara N sementara bermain bola kami jatuh ke dalam perahu sehingga korban turun mengambil bola dan teman-teman korban semua pulang, pada saat korban turun mengambil bola tersebut, korban tiba-tiba didorong oleh saudara N dari belakang hingga korban terjatuh kedalam perahu, setelah itu saudara N langsung ingin membuka baju korban namun korban melakukan perlawanan dengan menginjak kaki dari saudara N tetapi korban tak bisa apa-apa karena saudara N memegang kaki korban lalu mengangkat korban sehingga korban tak berdaya dan langsung saudara N menyetubui korban,

 

setelah beberapa minggu kemuadian sekitar bulan september 2023 kemudiaan korban sedang bermain lari-lari di dalam rumah saudara AP (tersangka 6) bersama keponakan korban, pada saat keponakan korban lari keluar rumah pada saat itu juga saudara A (tersangka 6) datang lansung menutup mulut korban dan membawa korban ke kamarnya saudara A ( tersangka 6 ) dan langsung mendorong korban dibagian dada korban sehingga korban jatuh ke kasur, korban melakukan perlawan dengan menendang dan menarik kelambu serta teriak untuk meminta pertolongan tetapi mulut korban langsung ditutup dan badan korban di peluk dengan kuat sehingga korban tidak bisa melakukan perlawanan lagi sehingga korban hanya pasrah pada saat saudara A (tersangka 6) menyetubui korban, setelah melakukan korban menangis dan jalan pulang kerumah, korban tidak keluar rumah dan sekolah selama 3 (tiga) hari,

 

 

lalu sekitaran 2 (dua) bulanan kira kira bulan November 2023 pada saat itu korban sedang berada di sekolah dan sedang melakukan pembersihan sekolah kemudian saudara O (tersangka 2) yang mana selaku penjaga sekolah di SD YPK VIADOLOROSA Teluk Bintuni ,dia datang ke korban di dalam kelas yang mana pada saat itu korban sedang menyapu sendiri di dalam kelas, lalu saudara O (tersangka 2) langsung menarik baju korban dari belakang dan korban refleks memukul tapi tidak mengenai saudara O (tersangka 2) korban ditarik hingga jatuh lalu celana korban dibuka hingga korban disetubuhi oleh saudara O(tersangka 2), setelah melakukan saudara O(tersangka 2) langsung meninggalkan korban dikelas, kemudian korban jalan pulang kerumah,

 

 

tidak lama kemudian sekitar 2 mingguan kira kira bulan November 2023 pada saat itu orang tua korban pergi tokok sagu di kebun sehingga korban ditipkan di kaka perempuan punya rumah, pada saat korban bermalam di rumah kaka perempuan korban tidur dikamar bersama dengan ade perempuan korban dan ade laki-laki korban, pada saat itu saudara A (tersangka 1) mengetuk pintu dan korban bangun untuk membuka pintu lalu korban kembali ketempat tidur dan melanjutkan tidur, pada saat tidur korban dipeluk oleh saudara AK(tersangka 1) dan korban kaget langsung merontah menarik badan korban tetapi saudara AK (tersangka 1) sudah menutup mulut korban dan menarik badan korban, korban terus melakukan perlawanan biar ade laki-laki dan ade perempuan dengar korban tetapi mereka berdua tidak bangun-bangun, korban tak berdaya sehingga sudara AK ( tersangka 1)  membuka celana korban dan langsung menyetubuhi korban, setelah itu dia langsung keluar ke kamar sebelah, korban hanya bisa menangis sampai tertidur.

 

 

Sekitaran seminggu dari kejadian tersebut kira kira bulan November 2023 pada saat itu korban sedang membersihkan rumah baru yang berada di belakang rumah kami, pada saat membersihkan saudara Y datang dan menanyakan

 

“ko sendiri dirumah” sambil matanya melirik-lirik disekitran rumah tersebut, lalu menanyakan “mama dong dimana” korban hanya menjawab   “korban sendiri, mama dong ada pergi”,

 

 

kemudian korban mau jalan ke dapur tetapi saudara Y langsung cegah korban terus memegang rahang korban dan menjatuhkan ke lantai, korban melakukan perlawanan dengan menendang perut sehingga saudara Y jatuh lalu korban lari tetapi saudara Y langsung berdiri memegang baju korban dan menarik korban kembali lalu membuka celana dan menyetubuhi korban, setelah saudara Y menyetubuhi korban saudara Y langsung keluar dari rumah dan jalan menggunakan motornya,

 

 

setelah kejadian itu saudara Y selalu datang kerumah untuk mengajak korban melakukan hubungan badan namun korban selalu melarikan diri setiap saudara Y datang kerumah. Sekitaran bulan november 2023 setelah korban ulang tahun pada saat itu korban sedang bermain dengan ade perempuan di rumah nya, pada saat itu ade perempuan mengajak korban bermain dikamar dari saudara  N, semetara main di kamar tersebut saudara  N tiba-tiba datang dan korban kaget dan memanggil ade perempuan korban tetapi ade perempuan bilang

 

“sabar korban kedepan dulu” lalu saudara  N mengatakan “ko diam” dan korban menjawab “korban mau panggil ko pu ade” setelah itu korban hendak keluar darin kamar tetapi saudara  N cegat korban dengan menarik baju korban lalu menendang kedua kaki korban sehingga korban terjatuh ke lantai, saudara  N langsung membuka celana, korban tidak bisa melakukan perlawanan dikarenakan korban sudah tidak berdaya, korban disetubuhi hingga korban lemas, setelah berhubungan dia langsung pergi dan korban juga pun langsung jalan pulang kerumah.

 

Sekitaran bulan Desember 2023 waktu itu korban dan tante L mau tidur, kemudian pada saat itu tante L mau ke WC buang kecil namun sempat melihat saudara A (tersangka 6) mengintip di kamar korban, besoknya langsung tante L dan om W menanyakan ke korban

 

“mengapa tadi malam saudara A (tersangka 6) mengintip UWA” dan korban menjawab “bahwa sebenarnya bapa tua A ( tersangka 6) sudah pernah menyetubuhi korban” lalu korban menjelaskan semua ke tante Ldan om W “bahwa bukan hanya saudara A( trrsangka 6) yang menyetubuhi korban tetapi saudara-saudaranya juga dan mama tua dong dikali dong pu saudara-saudara juga yang menyetubuhi korban. Setelah menjelaskan itu, tante L dan om W menceritkan ke mama korban dan bapak korban sehingga membuat mereka marah dan melaporkan ke Kepolisan

 

 

Dan pada saat ini tersangka telah dilakukan penahanan sejak tanggal 11 Januari 2024..

*Tutup* Sabtu 13 Januari 2024.

 

Sumber : Humas Polres Teluk Bintuni

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x