x

Tim(Tabur) Kejaksaan Agung,Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Jateng dan Tim Tabur Kejaksaan Negeri Semarang Amankan Terpidana Pencucian Uang

waktu baca 2 menit
Kamis, 22 Feb 2024 07:29 0 255 Abdul Latif Kj

Suarakeadilannews.id

JAKARTA : HUMAS.PUSPENKUM KEJAKSAAN AGUNG

Tindak Pidana Pencucian Uang Terpidana SURYO ANTORO SOERJANTO Berhasil Diamankan Rabu 21 Februari 2024, Sekitar pukul 15.30 WIB bertempat di Jl. B. Tembakau No. 35, Ngesrep,Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah,

Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung bersama Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah dan Tim Tabur Kejaksaan Negeri Semarang Berhasil Mengamankan Terpidana yang masuk Dalam Daftar Pencarian Orang(DPO) Asal Kejaksaan Negeri Kota Semarang.

Identitas Terpidana yang di Amankan,yaitu:
Nama. :Suryo Antoro Soerjanto
Tempatlahir :Semarang
Usia/tanggallahir:60tahun/02Juli1964 Jeniskelamin :Laki-laki
Kewarganegaraan :Indonesia
Agama :Buddha
Pekerjaan :Wiraswasta(jualbeli mobil danbrumah)
Tempat Tinggal : Puri AnjasmoroI– 4/3 RT001RW 007,Kelurahan Tawangsari,Kecamatan SemarangBarat,Kota Semarang.
Adapun Suryo Antoro Soerjanto Merupakan TERPIDANA pada tindak Pidana Pencucian Uang berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 1737K/Pid.Sus/2013 tanggal 20Januari 2020.Oleh karenanya,Terpidana Suryo Antoro Soerjanto divonis dengan Hukuman pidana 6 tahun Penjara dan Denda sebesar Rp10.000.000.000(sepuluh miliar rupiah) dengan ketentuan apabila denda Tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 1 tahun 4 bulan.

Saat diamankan, Terpidana Suryo Antoro Soerjanto bersikap kooperatif sehingga proses pengamanannya Berjalan dengan lancar. Selanjutnya,Terpidana dilakukan serah terima kepada Timb Jaksa Eksekutor Kejaksaan Negeri Kota Semarang.Melalui program Tabur Kejaksaan, Jaksa Agung meminta jajarannya untuk memonitor dan segera menangkap buronan yang masih berkeliaran,guna dilakukan eksekusi demi kepastian hukum.JaksaAgung mengimbau kepada seluruh buronan Dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan RI,untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat Bersembunyi yang aman.(K.3.3.1)

KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM KEJAKSAAN AGUNG

Redaksi-Tim

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x