x

Tua marga Melkianus.konjol Menanggapi layanan Surat Sub Suku DAS Srit kepada pemerintah( Dinas pendidikan) Sorsel.

waktu baca 3 menit
Kamis, 28 Sep 2023 13:29 0 667 Niko Dhemus

SUARAKEADILAN Nesw.Id.Teminabuan kamis 28-9-2023. Dalam hal ini tua marga besar konjol menanyakan surat layanan kedua toko DAS Sub suku Srit distrik teminabuan kabupaten Sorong Selatan surat tersebut, merupakan boncengan pihak sabotase ingin mengadu domba menurut bapak Melkianus konjol sepertinya ada penghindaran melindungi kejahatan keserakahan pemerintah dan lembaga adat DAS (Dewan Adat Suku) di Sorong Selatan,”Katanya.Dalam penyampaian bapak Melkianus konjol surat edaran yang di tujukan kepada pemerintah daerah (dinas pendidikan) kabupaten Sorong Selatan di tandatangani lembaga adat DAS( dewan adat suku) Shub Suku ,Srit saudara N,Wamblesia dan saudara F,Thesia telah mencemarkan nama baik marga besar konjol bunyinya menyerobot Tanah milik marga Wamblesia di wilayah adat sub suku Srit,”Ucapnya

Bapak Melkianus konjol Yang juga tua besar marga konjol menyampaikan kepada Saudara N,Wamblesia dan saudara F,Thesia marga konjol tidak menyabotase tanah sebut saja pribadi Melkianus konjol merampas tanah milik marga wamblesia,di wilayah adat Sub suku Srit di sini saya dapat menyampaikan bahwa bicara sejarah tidak terlepas dari Asal Usul kita masing masing marga suku dan keret) penduduk asli teminabuan jaman dahulu adalah Suku Gemana dan Suku Nasfa,”Tegasnya.

Tanah teminabuan dijaman dahulu proses melalui pengorbanan perang honge suku antar suku baik juga perang, satu suku, untuk mengakhiri peperangan dengan sumpah ritual adat waktu presesi adat berlangsung marga suku tehit lainya yang bukan pengusaha tidak dapat di undang, buktinya saksi tempat dan ada bendanya,pemilik tanah pergi tidak meninggalkan tanah untuk orang tehit,suku tehit marga konjol adalah suku nasfa, dia juga suku Gemna.

Toko sejarah ini mengungkapkan Fakta fakta sejarah leluhurnya seperti memiliki Rumah adat bukti marga thesia fle(besar)membeli tanah di marga konjol, bukti sejarah terjadinya Air (kali) Oqhoin Kini di sebut Kohoin, sejarah manusia pergi meninggalkan bekas kaki di hilir kali wermit ada bukti,masih punya bukti lainnya Tua marga konjol Melkianus konjol menangapi stekmen itu katanya marga Wamblesia pemilik hak wilayat kota teminabuan,”Apanya.

Sejarah dunia jika anda pribumi dipandang perlu contoh Ketokohan Leluhur nenek moyang (marga konjol) yang kemudian di jaman kesultanan Tidore melantik Anggok Agustus konjol sebagai raja pertama bagi suku orang tehit kemudian raja pertama melantik 3 orang raja mudah salah satunya (Oyang Isak Besi Thesia) almarhum raja Anggok menganut Agama Muslim yang kemudian berpindah ke Agama Kristen protestan dan meneruskan ijil GKI ketanah Terhit.,”Meneruskan.SUARAKEADILAN,News.Id.Teminabuan kamis 28-9-2023.

Di jaman hidia Belanda raja kedua almarhum bapak,tete, Marten Konjol , adalah anak kandung dari raja (Anggok, konjol) dan 5 orang saksi mendatangani pelepasan tanah kepada pemerintahan Belanda sejak itu,sejarah sepanjang masa marga konjol, hingga kepada sejarah bangsa Indonesia,Bapak tete almarhum,Zakarias konjol cucu dari raja,Anggok bersama proklamator. Bapak Presiden Soekarno akrab di sapa,Bung Karno.,”Ini.Historis sejarah Bofendigul Melahirkan peristiwa Trikora 1962 pertama kalinya Trikora mendarat di irian jaya lukisan peristiwa di kampung wersarAlmarhum raja marthen konjol meninggal dunia pangkat rajanya mintah di kepalai oleh raja bapak ,raja Almarhum semuel,konjol kata tua marga konjol surat edaran( DAS) Lembaga Adat masyarakat merupakan penghindaran dari tugas dan tanggung jawab kedua lembaga perimerintah dan Dewan Adat(DAS).

Berdasarkan undangan undangan negara RI Pasal 18 B UUD 1945 mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya Faktanya Uang Negara terpakai begitu saja saya atas nama Melkianus konjol menyampaikan sejak Pemalangan hingga saat ini belum ada etika dari pemerintah ,dalam waktu dekat saya akan memalang dua objek Bangunan Sekolah SMP N(1) dan SMP.N.(2) Teminabuan di palang kembali.

Jelasnya Melkianus konjol, dua Bangunan tersebut berdiri di atas tanah milik marga konjol .

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x