SEMARANG, suarakeadilannews.id – 01/12/2025. Momentum besar pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Jawa Tengah di GOR Jati Diri Semarang hari , Minggu (30/11/2025), menjadi ajang penegasan komitmen kuat terhadap program ketahanan pangan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.
Acara yang disebut sebagai Event Besar Pertama di Indonesia ini menjadi magnet bagi sejumlah tokoh penting. Hadir dalam acara tersebut antara lain Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono, Gubernur Jawa Tengah, dan Ketua Umum Tani Merdeka Don Muzakir, bersama seluruh jajaran pengurus Tani Merdeka dari tingkat DPW hingga Korcam dan Kordes se-Jawa Tengah.
Sorotan utama tertuju pada kehadiran Danang Heri S., Ketua DPW Pasukan Bawah Tanah Prabowo (Pasbata) Jawa Tengah, yang juga didapuk sebagai salah satu pengurus DPW Tani Merdeka. Dalam kesempatan tersebut, Pasbata Jateng dengan tegas menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh dan mengawal program-program strategis Presiden Prabowo.
Gubernur Jawa Tengah, yang sekaligus merupakan Pembina Tani Merdeka Jawa Tengah, menyampaikan sambutan yang lugas. Ia menekankan peran vital Tani Merdeka dalam mewujudkan surplus ketahanan pangan nasional di Jawa Tengah.
”Hal yang paling mendasar adalah Bibit, Pupuk, dan ketersediaan Air—terutama melalui jaringan Tersier. Tiga komponen tersebut wajib diperhatikan, selain lahan dan sarana produksi, untuk meningkatkan kualitas dan hasil pertanian,” tegas Gubernur.
Semangat yang sama digaungkan oleh Wamentan Sudaryono, Pembina DPP Tani Merdeka. Dengan gaya yang lugas, Wamentan Sudaryono menyatakan bahwa ketahanan pangan adalah salah satu prioritas utama dan merupakan bagian tak terpisahkan dari program Asta Cita Presiden Prabowo.
”Ketahanan Pangan di Indonesia harus terwujud, karena pangan adalah benteng negara. Tani Merdeka harus siap mengawal program-program Presiden Prabowo,” tandasnya.
Menyikapi arahan tersebut, Danang Heri S. dari Pasbata Jateng menegaskan dukungannya. Ia menyatakan bahwa tugas Tani Merdeka tidak hanya terbatas pada sektor produksi pangan, tetapi juga harus siap membela Presiden dari segala bentuk cibiran, berita miring, dan bullying di media sosial.
”Kita tak boleh diam ketika Pimpinan Negara kita dicibir, di-bully oleh sekelompok kecil yang sengaja membuat program Presiden berhenti atau gagal. JANGAN BIARKAN Presiden Bekerja sendirian,” seru Danang, disambut gemuruh dukungan hadirin.
Danang menyimpulkan, Tani Merdeka, dengan jangkauan anggota hingga tingkat desa, siap menjadi ujung tombak negara dalam menyediakan pangan sekaligus membela dan mengawal Presiden Prabowo untuk masa jabatan dua periode.
”Pasukan Bawah Tanah Prabowo dan Tani Merdeka Indonesia Siap mengawal dan Membela Mr. Presiden!” tutupnya, mengakhiri acara dengan pernyataan dukungan yang membara.
( jurnalis, purnomo. )













